PENDIDIKAN

SEBERAPA JAUH PENDIDIKAN KITA BUTUHKAN?

Sumber daya manusia pada era globalisasi sekarang, merupakan tuntutan yang harus dipenuhi oleh negara yang sedang membangun. Ketatnya persaingan memposisikan kita untuk berbenah diri terutama dalam hal pendidikan. Melalui pendidikan, peningkatan sumber daya manusia diharapkan mampu menjawab serta memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang kita hadapi secara sistematis, logis, dan sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam hal peningkatan sumber daya manusia, banyak hal yang harus kita benahi, terutama dalam hal sistem pendidikan itu sendiri. Berkenaan dengan masalah pendidikan, pola-pola baru diterapkan dengan harapan mampu memperbaiki sistem pendidikan kita. Dari sekian banyak usaha yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satu diantaranya adalah peningkatan profesionalisme guru sebagai agen pembelajaran yang merupakan ujung tombak yang langsung berhadapan dan melakukan pembelajaran dengan peserta didik.

Kemampuan guru dalam menguasa materi pelajaran sangatlah penting tapi tidak kalah pentingnya adalah bagaimana cara mengajarkan materi pelajaran tersebut secara epektif kepada peserta didik. Berawal dari definisi belajar yang dikemukakan oleh Fontana (1981) dikutif oleh Udin S. Winataputra, dkk. (2008:1.9) mengartikan “belajar adalah suatu proses perubahan yang relatif tetap dalam prilaku individu sebagai hasil dari pengalaman”. Belajar sebagai suatu proses tentunya ada tahapan-tahapan yang dilalui untuk mencapai suatu kemampuan tertentu. Dari proses belajar tersebut, terdapat perubahan kemampuan ke arah yang lebih baik dan perubahan kemampuan tersebut sifatnya relatif tetap. Perubahan sebagai hasil belajar merupakan hasil dari pengalaman berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Ada tiga aspek (domain) pada diri individu sebagai hasil belajar. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Bloom dkk. tujuan atau hasil belajar digolongkan menjadi tiga domain, yaitu domain kognitif, afektif, dan psikomotorik. Domain kognitif berkenaan dengan pengembangan kemampuan otak dan penalaran siswa. Domain afektif berkenaan dengan sikap dan nilai. Tipe hasil belajar afektif tampak pada siswa dalam berbagai tingkah laku, seperti perhatian terhadap pelajaran, disiplin, kebiasaan belajar, motivasi belajar. Hasil belajar psikomotorik tampak dalam bentuk keterampilan, kemampuan bertindak dari siswa.

Untuk mencapai hasil belajar sesuai dengan aspek atau domain di atas, dibutuhkan Pendekatan, multimetode, dan strategi pembelajaran yang tepat, evaluasi,  alat/bahan dan sumber belajar,  serta sarana pendukung lainnya yang menjadikan pertimbangan guru dalam melakukan proses pembelajaran agar hasil belajar sesuai dengan target yang kita harapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s