MULTIPEL INTELEGENSI

Multipel intelegensi adalah kekampuan untuk memecahkan masalah atau menghasilkan produk yang efektif atau benilai dalam satu latar belakan tertentu. Menurut Prof. Howard Gardner, intelegensi seseorang terdiri dari :

Intelegensi Berbahasa (Linguistik)

Intelegensi berbahasa mencakup kemampuan-kemampuan berfikir dengan kata, kata, seperti kemampuan untuk memahami dan merangkai katadan kalimat baik lisan maupun tulisan. Anak dengan intelegensi/kecerdasan ini memiliki kepekaan terhadap makna dan susunan kata-kata dan mereka sering menggunakan perbendaharaan kata yang luas.

Intelegensi Logis-Matematis

Intelegensi logis-matematis adalah kemampuan berfikir dalam penalaran atau menghitung, seperti kemampuan menelaah masalah secara logis, ilmiah, dan matematis. Intelegensi/kecerdasan ini membuat anak memiliki kemampuan mengenali pola-pola suatu kejadian dan susunannya, mereka senang belajar dengan angka, ingin mengetahui sejauh mana cara kerja suatu benda.

Intelegensi Visual Spasial

Intelegensi visual spasial yaitu kemampuan berfikir dalam citra dan gambar. Seperti kemampuan untuk membayangkan bentuk suatu objek. Anak dengan intelegensi/kecerdasan ini memiliki kemampuan memahami alam secara akurat dan menciptakan ulang aspek-aspek alam seperti menggambar pemandangan.

Intelegensi Musikal

Intelegenisi musical adalah kemampuan berfikir dengan nada, ritme, irama, dan melodi, juga pada suara alam. Anak dengan intelegensi ini memiliki kepekaan terhadap pola titi nada, melodi, ritme, dan nada.

Intelegensi Kinestetik Tubuh

Intelegensi kinestetik tubuh, yaitu kemampuan yang berhubungan dengan gerak tubuh termasuk gerak motorik otak yang mengendalikan tubuh seperti kemampuan untuk mengendalikan dan menggunakan badan dengan mudah dan cekatan. Anak dengan intelegensi ini mampu menggunakan tubuh secara terampil dan menangani benda-benda dengan tangkas, umumnya mereka lebih mudah mengingat sesuatu dengan melakukan gerakan daripada melihat atau mendengar.

Intelegensi Intrapersonal

Intelegensi intrapersonal adalah kemampuan berfikir untuk memahami diri sendiri, melakukan refleksi diri dan bermetakognisi. Intelegensi ini menjadikan anak memiliki kemampuan menggunakan kehidupan emosional untuk memahami dirinya sendiri dan orang lain. anak dengan kecerdasan ini biasanya suka mencatat apapun yang difikirkan dan dirasakan, mampu menentukan dan memutuskan sendiri langkah yang akan ditempuh, menyadari kelebihan dan keterbatasannya gemar menikmati rekreasi sendirianseperti menyendiri di kamar sambil mendengarkan musik.

Intelegensi Interpersonal (Sosial)

Intelegensi interpersonal adalah kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. anak yang mudah memahami orang lain dan mementingkan relasi, memiliki kecerdasan interpersonal yang baik. Anak dengan kecerdasan ini biasanya memiliki banyak teman, menyukai permainan yang memiliki banyak teman, cenderung jadi penengah diantara teman-temannya, menjadi pemain tim yang istimewa karena mampu bekerja sama dengan baik dengan kata lain terampil berhubungan dengan orang lain.

Intelegensi Natural

Intelegensi naturalis adalahkemampuan untuk memahami gejala alam. Anak dengan kecerdasan ini mampu mengenali dan mengelompokan sejumlah binatang atau tananman, biasanya banyak berada di luar ruangan, suka mengumpulkan batu-batuan dan menangkap serangga, senang berhubungan dengan alam seperti merawat tanaman atau binatang.

Kedelapan intelegensi di atas memiliki kesempatan yang sama untuk dikembangkan pada diri anak. Karena pada dasarnya anak memiliki kemampuan pada kedelapan intelegensi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s